Text
Anak Jajahan Belanda: Sejarah Sosial dan Ekonomi Jawa 1795-1880
Anak Jajahan Belanda: Sejarah Sosial dan Ekonomi Jawa 1795–1880 membahas perubahan masyarakat Jawa dalam rentang waktu ketika kekuasaan kolonial Belanda mengalami berbagai perubahan politik dan ekonomi. Buku ini menempatkan Jawa bukan sekadar sebagai wilayah yang dikuasai Belanda, tetapi sebagai ruang sosial tempat pemerintah kolonial, elite pribumi, pedagang, petani, dan masyarakat biasa saling berinteraksi. Perubahan pemerintahan, kebijakan agraria, serta berkembangnya ekonomi perkebunan menjadi bagian penting dalam membentuk kehidupan masyarakat Jawa pada periode tersebut.
Salah satu pokok bahasannya adalah perubahan struktur ekonomi akibat semakin kuatnya kepentingan kolonial terhadap tanah dan tenaga kerja. Penerapan Tanam Paksa (Cultuurstelsel), perkembangan perkebunan komersial, dan meningkatnya hubungan Jawa dengan pasar dunia membawa dampak besar terhadap kehidupan petani dan masyarakat pedesaan. Buku ini menunjukkan bahwa pertumbuhan ekonomi kolonial tidak berlangsung secara merata: di satu sisi menghasilkan komoditas dan keuntungan bagi pemerintah serta pengusaha, tetapi di sisi lain menciptakan tekanan ekonomi dan perubahan dalam hubungan sosial masyarakat.
Dari perspektif sosial, buku ini memperlihatkan bagaimana kolonialisme turut mengubah struktur kelas, hubungan antara elite pribumi dan rakyat, pola kepemilikan serta penguasaan tanah, dan kehidupan masyarakat pedesaan. Periode 1795–1880 dengan demikian menjadi masa penting dalam pembentukan masyarakat Jawa modern sekaligus memperkuat ketergantungan ekonomi terhadap sistem kolonial. Buku ini penting dibaca karena membantu memahami bahwa sejarah penjajahan tidak hanya berkaitan dengan pergantian kekuasaan politik, tetapi juga dengan perubahan mendalam dalam kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat sehari-hari.
| B11148 | B-Pendidikan & Kemanusiaan AN PE | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain